Pada dasarnya, jenis kain untuk cover sofa terbilang beragam. Tiap jenis bahannya memiliki karakteristik tersendiri. Penggunaan bahannya pun mampu mempengaruhi kualitas sofa. Satu hal pasti, penggunaan kain yang tepat membuat sofa terasa nyaman untuk ditempati. Untuk mengetahui apa saja material tersebut, bisa cermati uraian lengkapnya di bawah ini.

Rekomendasi Jenis Kain untuk Cover Sofa Berkualitas
Memilih material kain untuk pembuatan sofa tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya, jenis kain yang digunakan dapat mempengaruhi estetika, daya tahan, dan tingkat kenyamanannya. Berikut beberapa jenis bahan yang cocok digunakan untuk membuat cover sofa.
Beludru
Salah satu bahan yang kerap dipakai sebagai cover sofa ialah beludru. Hal ini sebagaimana yang terungkap dalam kanal YouTube MC Texstyle. Saat memegang bahan ini, terasa adem dan lembut di tangan. Sama sekali tidak membuat tangan iritasi ataupun gatal. Hal ini karena bahan tersebut terbuat dari polyester dan spandex. Lalu saat mencermatinya secara detail, kain ini juga mampu memancarkan kesan mewah.
Oscar
Jenis kain lainnya yang juga bisa digunakan untuk cover sofa ialah oscar. Bahan ini memiliki tampilan premium dan keren.
Pada dasarnya, kain ini termasuk semi kulit, namun karakteristiknya mirip seperti kulit asli. Saat digunakan sebagai cover sofa, bahan oscar cenderung mudah untuk dibersihkan.
Pengguna hanya perlu mengelap cover sofa dengan lap bersih dan lembut saat ada kotoran yang menempel. Dengan cara yang mudah tersebut, kotoran sudah bisa hilang seketika.
Katun
Banyak yang tidak menyadari bahwa kain katun juga cocok digunakan sebagai cover sofa. Hal ini tak lepas dari tekstur bahannya yang halus dan lembut di tangan.
Sementara itu, tingkat ketahanannya juga baik. Hal ini tidak lain karena jalinan benangnya rapat sehingga menjadikan sofa lebih kuat.
Dalam penerapannya, jenis kain untuk cover sofa tersebut sering dipadukan dengan material bahan lainnya. Kombinasi ini, memberikan fungsi yang lebih optimal pada sofa.
Polyester
Apabila mencari bahan yang memiliki tingkat ketahanan jauh lebih baik, bisa pilih kain polyester. Hal ini karena kain tersebut sangat awet dan tak mudah sobek.
Menariknya lagi, bahan polyester tersedia dalam berbagai pilihan motif maupun warna. Pengguna pun bisa bebas memilih cover sofa dengan warna maupun motif yang tersedia.
Saat menjadikannya sebagai cover sofa, bahan ini bisa menjadi material utama. Seiring berjalannya waktu, banyak juga yang mengkreasikan cover sofa dari polyester dan bahan-bahan lainnya. Misalnya saja dicampur dengan wol ataupun rayon.
Kulit
Apabila ingin memiliki sofa yang berkelas dan mewah, bisa pilih bahan jenis kulit. Sayangnya, jenis kain untuk cover sofa ini terasa panas jika diduduki dalam jangka waktu yang terlalu lama.
Alasannya, karena bahan kulit tidak memiliki sirkulasi udara yang baik lewat pori-pori sofa. Namun, kekurangan tersebut bisa diatasi dengan memilih sofa kulit yang menawarkan kualitas premium.
Linen
Cover sofa juga bisa dibuat dari kain linen. Saat menggunakan bahan tersebut, tampilannya jadi lebih menarik dan modern dengan karakteristik permukaan yang lembut.
Sebagai informasi, bahan linen cenderung lebih awet sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang. Tak mengherankan, karena kain ini terbuat dari serat alam.
Lebih lanjut, kualitas kain linen tidak bisa digunakan lagi. Hal ini, lantaran bahan tersebut menawarkan warna yang menarik dan tidak cepat memudar.
Bahkan, meski sudah digunakan dalam waktu lama sekalipun, tampilannya bisa terlihat masih baru. Tampilan dan kualitasnya bisa terjaga dengan baik apabila mampu merawatnya dengan benar.
Berdasarkan penjelasan di atas, terlihat jelas bahwa jenis kain untuk cover sofa memiliki berbagai karakteristik dengan keunggulan yang berbeda. Dengan memilih kain yang berkualitas tersebut, cover sofa dapat tampil lebih estetik dan fungsional. Kenyamanannya pun tidak bisa diragukan, berkat material utama yang premium dan unggul. /Siti



