“Serge de Nîmes” adalah jenis kain yang berasal dari Prancis dan dikenal luas di berbagai negara sebagai denim. Awalnya, kain denim ini banyak digunakan oleh para pekerja karena memiliki kekuatan tinggi dan tidak mudah robek. Celana dan jaket jeans menjadi contoh paling populer dari penggunaan denim yang telah eksis sejak lama dan tetap diminati hingga kini, khususnya di kalangan generasi muda.
Seiring perkembangan dunia fashion, penggunaan denim semakin meluas. Kini, denim tidak hanya dijumpai pada celana dan jaket, tetapi juga digunakan sebagai bahan untuk kemeja, rok, outer, tas, hingga topi. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan daya tarik bahan denim yang terus berkembang mengikuti tren zaman.

Apa Itu Kain Denim?
Denim merupakan jenis kain yang dibuat melalui proses tenun serat kapas, menghasilkan tekstur khas berupa pola serat twill cross atau diagonal. Ciri khas ini membedakan denim dari jenis kain lainnya, karena seratnya cenderung lebih tegas dan tidak sehalus bahan kain biasa.
Pakaian berbahan denim yang paling umum dijumpai adalah celana dan jaket. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat sering menyebut semua pakaian berbahan denim sebagai “jeans.” Padahal, secara teknis, istilah “jeans” merujuk khusus pada celana berbahan denim dengan ketebalan tertentu, bukan seluruh jenis pakaian yang terbuat dari kain tersebut.
Jenis-jenis Denim
Terdapat beragam jenis kain denim yang beredar di pasaran dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Perbedaan jenis, ketebalan, warna, serta ukuran turut memengaruhi harga jualnya. Setiap jenis denim memiliki karakteristik unik yang menentukan kenyamanan, fungsi, dan tampilannya dalam produk jadi.
Beberapa jenis denim yang umum dikenal antara lain:
Raw Denim (Denim Mentah)
Merupakan kain denim asli yang belum melalui proses pencucian. Teksturnya kaku dengan warna pekat. Saat dicuci, kain ini bisa mengalami kelunturan ringan yang mengubah warna, namun tidak sampai memudar total.
Selvedge Denim
Jenis denim premium yang ditenun dengan teknik khusus sehingga benangnya lebih padat, kuat, dan tidak mudah terurai. Ciri khasnya terlihat pada bagian tepi kain yang rapi dan tidak berbulu.
Stretch Denim
Memiliki sifat elastis karena dicampur dengan bahan seperti spandex, membuatnya fleksibel dan nyaman digunakan karena dapat mengikuti bentuk tubuh.
Rinsed Denim
Kain ini sudah melalui proses pencucian ringan untuk mengurangi penyusutan dan menghilangkan kelebihan pewarna, sehingga lebih lembut dan warnanya lebih stabil.
Poly Denim
Terbuat dari campuran serat katun dan polyester. Kain denim jenis ini cenderung lebih ringan, tidak mudah kusut, dan tahan lama.
Acid Wash Denim
Melalui proses pencelupan dalam larutan asam yang menghasilkan efek warna pudar dan tampilan yang lebih terang serta bertekstur unik.
Menurut kanal YouTube Masjee Official, denim tersedia dalam berbagai warna dan ketebalan yang diukur dalam satuan ounce (oz). Kain ini dapat dibeli per meter atau per roll. Denim mentah biasanya hanya tersedia dalam warna dasar seperti biru tua (indigo) atau blue black, sedangkan warna lain seperti putih, cokelat, atau light blue merupakan hasil pengembangan atau proses pewarnaan (washing) dari produsen.
Karakteristik denim yang cenderung lebih berat dibandingkan katun biasa membuat penggunaannya beragam tergantung kebutuhan pakaian. Misalnya, denim dengan ketebalan 13 oz cocok untuk jaket, sementara kemeja biasanya menggunakan denim yang lebih ringan, sekitar 8–10 oz.
Ciri Khas Denim yang Membuatnya Istimewa
Kain denim dikenal kuat dan tahan lama berkat pola tenunan twill yang mencegah robekan, menjadikannya cocok untuk pakaian kerja maupun aktivitas berat. Teksturnya terasa agak kasar namun tetap nyaman, bahkan semakin lembut setelah sering dicuci tanpa kehilangan kekuatan.
Denim juga istimewa karena mampu mempertahankan bentuknya meski sering dipakai, sehingga celana jeans tetap pas di badan. Ciri khas lain yang banyak disukai adalah efek pudar alami pada warna indigo, yang menciptakan kesan vintage dan unik. Selain itu, denim hadir dalam berbagai tingkat ketebalan, membuatnya serbaguna untuk berbagai jenis busana, mulai dari celana, jaket, hingga aksesori.
Tips Memilih Bahan Denim untuk Pakaian
Saat merancang pakaian dari bahan denim, penting untuk mempertimbangkan beberapa aspek agar hasilnya nyaman digunakan dan sesuai dengan fungsinya. Faktor yang perlu diperhatikan meliputi jenis pakaian yang akan dibuat, jenis denim yang digunakan, tingkat ketebalan kain, serta kualitas tenun atau kepadatannya.
Sebagai contoh, untuk membuat rok denim, sebaiknya memilih rinsed denim yang sudah melalui proses pencucian sehingga lebih lembut dan tersedia dalam berbagai pilihan warna. Alternatif lainnya adalah menggunakan stretch denim, karena sifat elastisnya memungkinkan rok menyesuaikan bentuk tubuh pengguna, memberikan kenyamanan saat bergerak. Pemilihan jenis kain denim yang tepat akan menghasilkan pakaian yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga fungsional dan tahan lama. /afa



